Hari ini adalah hari teristimewa
untukku. Bagaimana tidak, menikamati liburan bersama orang-orang terkasih.
“Hai kraaaaaaab, miss you”. Aku
keluar dari mobil dan berlari cepat kearah Nenes yang sedang membersihkan
halaman rumahnya. Ku peluknya dengan erat. “Udahh kelar? Ke tempat biasa yok.
Kangen nih”. Kami mempunyai tempat istimewa untuk menghilangkan penat hingga
masalah yang kita punya tiba-tiba seakan hilang.
“kamu kapan kesini? Kok nggak
ngabari dulu. Tau gitu kan aku nyewa nyewa delmannya pak Helman buat jemput
kamu. Bentar aku mandi dulu. Masuk kamar aja sana. Eh by the way kamu kok inget
rumahku?”
“Ya kali Nes, masak iya aku lupa?
I remember, always! Cause its second my sweet home”
“cepetan mandinya, keburu petang. Malam soalnya ada acara lagi.
“cepetan mandinya, keburu petang. Malam soalnya ada acara lagi.
“Krab, sejak kapan pake make-up?
Apa gara-gara kuliahmu di management? Atau teman-temanmu mengajarimu kayak
gini? Apaaa jangan-jangan gara-gara sudah punya pacar? Ngaku! Kok gak
cerita-cerita sih sama aku”. Nenes menghias wajahnya. “Boro-boro, kayak gak tau
aku aja. Jomblo. Kabar kamu sama Doni bagaimana?”
“Baik kok. Tadi aku habis ke
rumahnya”
Mobil kami melaju dengan kencang.
Sangat menghibur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar