Tetap jadilah wanita tangguh seperti yang pernah
kami harapkan kepadamu sebelum kamu terlahirkan di dunia yang luas ini. Tetap
jadilah cahaya yang menjadi harapan bagi kami untuk tetap semangat dalam
menjalani hidup ini.Kami selalu menjadikanmu pelita kami. Jika kamu mengira
kamilah pelitamu, kamu salah! Kami mati-matian seperti ini karena kami ingin
melihat pelita kami hidup lebih terang. Kami hanya menjalankan kewajiban kami.
Jangan pernah menganggap tingkah hidup yang kamu jalani akan membebani kami. Kami
senang jika kamu senang. Kami bangga jika kamu bangga membanggakan kami.
Sebenarnya kami tak mengharap apapun dari kamu, hanya saja 'kami tak ingin
melihatmu menjadi lebih parah seperti saat ini. Kami ingin kamu jaya yang
menjayakan saudaramu. kami ingin kamu tetap hidup dalam hati kami dan mereka,
tetap menjadi wanita bahagia yang terarah oleh tuntunan-Nya. Kami tak ingin
pelita yang kami impikan menjadi kelam dan gelap'.
Kala masalah menghadapi kamu, ibaratkan masalah
itu sebagai teman barumu. Ajak mereka berbahagia, ubah mereka menjadi wadah
pemberi senyuman. Kami tak pernah mengharapkan pedih datang bertubi-tubi
untukmu. Kami tak pernah menyalahkan takdir kami yang menjadikan kamu disini,
karena kami yakin 'kamulah yang akan mengubah kami suatu saat nanti'.
Kelelahanmu jangan kamu anggap sebagai batas
ujung perjalananmu. Jika kamu lelah sebab apa? Kami ini tak pernah lelah, mata
kami juga tak pernah kantuk, obat kami ya kamu. Kami ingin lelahmu dengan cepat
akan hilang. Kami tak ingin kamu terjebak dalam lengahnya aksi dunia.
Dalam kelam kami berkata 'perang belum seberapa,
ada keluarga yang nantinya akan menjadikanmu lebih mengerti arti kelelahan yang
sebenarnya'.
Pelita kami, selesaikan apa yang menjadi pemula
untukmu. jangan biarkan semua tertunda begitu saja. Bukankah dulu kamu ingin
kami bahagia?
Pelita kami, denganmu tersenyum bahagia itu
adalah kebahagiaan kami.
Kami tetap menjadi kami yang mungkin suatu saat
kembali. Ketika itu kamu akan lebh merasakan menjadi kami. Kami yang bukan
kami. Kamu yang lebih menjadi kami. Tuntunlah mereka dalam dekap hangat darimu.
Ajak mereka menjadi hebat lebih darimu. Bukan mereka yang lebih lelah dibanding
yang kamu rasakan saat ini. Yang semuanya kamu ceritakan saat ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar