Tolong perasaan, kali ini jangan memikirkan dia kembali.
Sudah saatnya kau berlari ke hati yang lain. Akhir-akhir ini kata-kata yang
sering bermunculan membuatku terpanggil manusia baper.
Mari keluar, mencoba mengembalikan rasa yang hampir kelam karena kisah-kisah tak penting untuk kembali dipikirkan. Mencoba berbicara dengan cahaya yang berpantul pada air yang mengiyakan begitu cerianya mereka. Malam ini di kotaku ujung barat (Banjir Kanal Semarang), aku bercerita tentang kisah sendu yang menginginkan rindu berlabuh. Tak kunjung henti hati berkisah pilu~
Mari keluar, mencoba mengembalikan rasa yang hampir kelam karena kisah-kisah tak penting untuk kembali dipikirkan. Mencoba berbicara dengan cahaya yang berpantul pada air yang mengiyakan begitu cerianya mereka. Malam ini di kotaku ujung barat (Banjir Kanal Semarang), aku bercerita tentang kisah sendu yang menginginkan rindu berlabuh. Tak kunjung henti hati berkisah pilu~
Katanya ini adalah tempat yang teromantis, bukan prancis
namun tempat ini amat cukup strategis. Ini berbeda dengan tempat yang sering ku
kunjungi. Ini tempat menjadi tempat pembawa suasana kelam hati. Melupakan
keresahan adalah keinginan yang sering ku gapai.
Bisa saja ini perasaan yang sering muncul pada remaja yang
sedang merasakan jatuh cinta. Tapi bukan untukku.
Hati yang menjadi harapan untuk melabuhkan perasaan sekarang
berdalih ke yang lain. Itu tak masalah. Bergerak maju!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar